Menulis Itu Mudah Jika Dapat Mengaplikasikan Hal-Hal Berikut (Resume KBMN30PGRI pertemuan kei-9)
Narasumber : Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I.
Materi : Menulis itu Mudah
Pertemuan ini di buka dan dimoderatori oleh Ibu Sita, selanjutnya Pak Ainun menyampaikan pendapatnya bahwa setelah beliau renungkan bahwa materi yang tepat untuk hari ini adalah MENULIS ITU MUDAH?
Jadi menurut beliau menulis itu mudah bagi yang bisa dan biasa. dan sebaliknya sulit bagi yang belum bisa dan belum biasa. kemudian narasumber menyampaikan langkah ke-1 kita harus optimis, dengan optimis akan merubah kesulitan menjadi sebuah tantangan. Dan tantangan bukan untuk dindari melainkan untuk ditundukan.
Ke-2 mulailah menulis hal-hal sederhana juga dengan target sederhana pula. Belaiu menyontohkan menargetkan menulis 5 paragraph sehari. Kuncinya ada pada niat, apakah sekedar coba-coba, sekedar pengen tahu saja. Kalo itu niatnya ya target segitupun akan terasa berat.
Langkah ke-3 adalah rajin mencari sumber inspirasi menulis, jangan pasif atau menunggu ide itu datang melainkan harus aktif mencari (jemput bola). Caranya asah kepekaan dengan mengunjungi berbagai blog lalu cermati dan kritisi. Langkah selanjutnya dengan sering membaca, karena dengan begitu ide akan mudah bermunculan.
Langkah ke-4 sempatkanlah menulis (luangkan waktu) jangan menunggu waktu luang. Sepatnya sempatkan menulis jangan menunggu kesempatan menulis. 20 menit sehari menurut Pak Ainun dirasa cukup. Catatan narasumber hal ini memerlukan perjuangan. Tapi kalau sudah terbiasa akan terasa mudah.
Langkah ke-5 menulis tanpa beban. Menulis saja tanpa rasa takut, minder, atau perasaan negatif lainya, karena dengan begitu akan menghasilkan tulisan yang natural.
Itulah materi yang diisampaikan Narasumber benar apa tidaknya Pak Ainun mengaku tidak bisa jawab. Pribadi masing-masinglah yang bisa membuktikanya.
Selanjutnya pertemuan maya ini di lanjutkan dengan tanya jawab.
Pertanyaan pertama dijawab bahwa yang namanya kebuntuan ide itu biasa yang penting kita tetap semangat untuk melangkah maju.
Pertanyaan ke-2 dijawab menulis itu tidak terpaku pada genre(jenis tulisan) tulis saja dan jangan takut dikomentari atau dikritik, justru harus bersyukur dengan kritik atau komentar artinya tulisan kita ada yang memperhatikan.
Pertanyaan ke-3 dijawab: Untuk menghindari tulisan yang membosankan kita harus kreatif.
Selanjutnya Pak Ainun menambahkan bahwa menulis itu adalah hobi yang langka untuk membuat tulisan kita menyenangkan untuk dibaca Pak Ainun menganalogikan bahwa hobi membaca itu adalah bensinya (bahan bakarnya) karena logikanya kenapa orang suka baca tulisan kita kalau kita tidak suka membacanya.
Pertanyaan ke-4 dijawab: Menulis harus ikhlash, setiap tulisan kita mempunya takdirnya sendiri-sendiri yang penting niat kita sudah baik.
Pertanyaan ke-5 dijawab: Menulis yang kita suka dan menulis yang orang lain suka itu sama pentingnya tidak usah dipertentangkan. Tapi menulis yang kita suka itu memudahkan kita, kalau sebaliknya jadikanlah sebuah tantangan. Narasumber menambah segala sesuatu yang positif itu bisa dinikmati maka biasakanlah untuk menikmati hal yang positif.
Moderator sudah mau mengakhiri tapi rupanya atensi peserta begitu besar untuk bertanya dibuktikan dengan pertanyaan baru yang terus bermunculan. Tapi karena waktu yang sudah tidak memungkinkan akhirnya pertemuan ini ditutup.
Terimakasih Pak Ainun, materinya sangat luar biasa menambah wawasan saya sebagai peserta dalam latihan menulis KBMN ini. Penyampaian materi Bapak terasa begitu hangat, ramah, dan bersahabat walaupun kita tidak bertatap muka secara langsung.
Kesimpulan penulis: Menulis itu hobi yang langka, maka menulislah dengan penuh optimis, ikhlash, kesulitan jadikanlan sebuah tantangan yang bukan untuk dihindari melainkan untuk ditundukan, dan yakinlah semua hal yang positif itu bisa dinikmati dengan membiasakan diri sebari mengasah kemampuan, tekun, ulet, dan pantang menyerah.
Untuk lebih dekat dengan narasumber hebat ini berikut saya sisipkan video profil beliau :



Komentar
Posting Komentar